Materi Kepadatan Penduduk dan Penglolaan Lingkungan, Ketersediaan Udara Bersih, Pangan, Lahan, Air Bersih dan Kerusakan Lingkungan IPA SMP

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, semoga kabar sobat semua dalam keadaan sehat selalu, karena saya disini juga dalam keadaan sehat dan penuh semangat, di tengah-tengah kesibukan saya menjalani hidup, saya juga meluangkan waktu untuk menulis di blog pelajaransmp.com. kali ini saya akan membahas materi kepadatan penduduk dan penglolaan lingkungan.

Materi Kepadatan Penduduk dan Penglolaan Lingkungan, Ketersediaan Udara Bersih, Pangan, Lahan, Air Bersih dan Kerusakan Lingkungan IPA SMP, berikut adalah materi yang sudah saya rangkum agar mudah di pahami dan di pelajari oleh sobat semua, sekian saja kata pembuka dari saya dan selamat belajar.!

Materi Kepadatan Penduduk dan Penglolaan Lingkungan, Ketersediaan Udara Bersih, Pangan, Lahan, Air Bersih  dan Kerusakan Lingkungan IPA SMPA

KEPADATAN PENDUDUK DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN

A. Kepadatan Penduduk

Permasalahan yang ditimbulkan akibat kepadatan penduduk di antaranya permasalahan sosial, ekonomi, keamanan, kesejatraan, ketersediaan lahan, dan air bersih, kebutuhan pangan, dan kerusakan lingkungan.

Ketersediaan Udara Bersih
Bertambahnya penduduk, membuat pemukiman, alat transportasi, dan kawasan industri yang menggunakan bahan bakar ikut bertambah, dan mengakibatkan kadar karbon dioksida dan karbon monoksida juga meningkat sehingga udara menjadi tercemar dan sebaliknya ketersediaan udara bersih berkurang.

Ketersediaan Pangan
Bertambahnya jumlah penduduk, maka jumlah makanan yang diperlukan dan dibutuhkan juga semakin banyak. Ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah penduduk dan produksi pangan sangat memengaruhi kualitas hidup manusia. Sehingga banyak penduduk yang kekurangan pangan atau bahkan kekurangan gizi.

Ketersediaan Lahan
Kepadatan penduduk berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan pemukiman, sarana penunjang kehidupan, tempat pertanian, dan sebagainya. Untuk mengatasi kekurangan lahan sering dilakukan pembukaan hutan untuk membangun area industri, perkebunan atau pertanian. Namun hal tersebut berdampak pada kerusakan lingkungan karena mengganggu keseimbangan lingkungan.

Ketersediaan Air Bersih
Air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari sebagian besar dari air tanah atau air permukaan. Jumlah air tetap jumlah penduduk terus bertambah sehingga persediaan air bersih terbatas dan akan menimbulkan masalah.

Kerusakan Lingkungan
Kepadatan penduduk berpengaruh pada kondisi ekosistem. Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan mengakibatkan kerusakan lingkungan.

B. Pencemaran Lingkungan dan Upaya Mengatasinya

Pencemaran lingkungan adalah masuknya makhluk hidup, zat atau energi ke dalam lingkungan yang menyebabkan turunya kualitas lingkungan sampai pada tingkatan tertentu, Zat yang dapat menyebabkan pencemaran disebut polutan, suatu zat bersifat polutan jika membahayakan kesehatan dan kehidupan makhluk hidup, jumlahnya melebihi batas, dan berada pada tempat yang salah.

Sumber bahan pencemar lingkungan dibagi dua, yaitu :
  • Aktivitas alam, seperti gunung meletus yang menyebabkan abu vulkanik dan membuat udara tercemar.
  • Aktivitas manusia, seperti kegiatan dibidang industri, transportasi, dan pertambangan yang menimbulkan limbah dan menyebabkan polusi.
Pencemaran Air dan Upaya Mengatasinya
Kualitas air bisa diketahui dari pengamatan baik secara fisik, kimia, dan biologis.
  • Secara fisik, meliputi kejernihan air, perubahan suhu air, perubahan rasa, warna, dan bau air.
  • Secara kimia, berdasarkan kandungan zat kimia yang terlarut dalam air dan besarnya pH air.
  • Secara biologis, berdasarkan pada mikroorganisme yang ada dalam air.
Jenis poputan yang masuk ke dalam perairan, yaitu :
  • Zat yang memperkaya perairan sehingga merangsang mikroorganisme.
  • Materi yang bersifat racun yang dapat menghancurkan organisme yang hidup dalam perairan.
Upaya mengatasi pencemaran air di antarannya :
  • Tidak membuag sampah rumah tangga ke sungai.
  • Tidak membuang limbah cair industri ke lingkungan, tetapi diolah dahulu di unit penglolaan limbah.
  • Penyuluhan dan pengawasan efisiensi penggunaan pupuk kimia pada lahan peertanian.
  • Pengawasan terhadap batas minimal kandungan fosfat dalam detergen atau bahan pencuci lain dalam rumah tangga.
Pencemaran Tanah dan Upaya Mengatasinya
Pencemaran tanah bisa disebabkan oleh limbah rumah tangga, limbah industri, nuklir, sampah perkotaan, dan bencana alam. Cara mencegah dan menanggulangi pencemaran tanah, di antaranya :
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Mendaur ulang sampah yang masih bisa dimanfaatkan.
  • Menggunakan prestida sesuai dengan aturan dan tidak melebihi batas.
Pencemaran Udara dan Upaya Mengatasinya
jika kandungan gas berbaaya yang ada dalam udara melebihi ambang batas, maka udara tersebut sudah dikatakan tercemar. Berikut ini beberapa zat berbahaya yang dapat mencemari udara jika kadarnya melebihi batas tertentu.
  • Karbon dioksida (CO), disebabkan dari pembakaran batu bara dan minyak bumi, kendaraan bermotor, dan rokok. Dapat mengakibatkan sesak napas, sakit kepala, kerusakan otak, dan kehilangan nyawa.
  • Belerang oksida (SOx), ditimbulkan dari gunung berapi, pembakaran minyak bumi dan batu bara, serta industri. Sifat gas tidak berwarna tetapi berbau, dapat mengakibatkan sesak napas, bronkhitis, kanker tenggorokan, hujan asam, tanaman rusak, dan membuat cat menjadi kusam.
  • Partikel padat timal/timah hitam (Pb), timbul dari campuran pada bahan bakar kendaraan motor dan bersifat racun. Dapat mengakibatkan keracunan, kerusakan otak, dan penurunan daya tahan tubuh.
  • Kloroflourokarbon (CFC), disebabkan dari pendingin, spray, dan foam. Sifat gas tidak berwarna. Bisa mengakibatkan penipisan lapisan oom dan berdampak pada pemanasan global.
Upaya mengatasi pencemaran udara adalah sebagai berikut :
  • Tidak membakar bahan beracun di udara terbuka.
  • Menggunakan bahan bakar yang mengeluarkan sedikit asap.
  • Mengurangi penggunaan zat aerosol dan freon dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengurangi penggunaan busa yang dibuat dengan CFC.
  • Membatasi emisi gas pada kendaraan bermotor dan mesin industri.
  • Melakukan penghijauan lingkungan agar udara tetap bersih.

C. Daur Ulang Limbah

Limbah yang masih bisa dimanfaatkan bisa didaur ulang dengan melakukan 3R, yaitu :
  • Reuse, menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya.
  • Reduce, berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah dengan cara menggunakan barang yang akan menghasilkan sampah secara efisien.
  • Recycle, berarti mengelola kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.
Demikianlah artikel Materi Kepadatan Penduduk dan Penglolaan Lingkungan, Ketersediaan Udara Bersih, Pangan, Lahan, Air Bersih  dan Kerusakan Lingkungan IPA SMP, semoga dapat mempermudah sobat dalam belajar dan dapat menambah wawasan sobat pribadi, sekian saja dari saya apapila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+