Materi Klarifikasi makhluk hidup, Kingdom Monera, Protista, Plantae, dan Kingdom Animalia IPA SMP Lengkap

Hallo sobat semua bertemu lagi dengan saya di pelajaransmp.com, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang klarifikasi makhluk hidup, disini saya akan menjelaskan dengan metode yang menurut saya paling mudah untuk dipahami, semoga dengan adanya artikel ini dapat mempermudah sobat-sobat semua dalam belajar, baiklah selamat belajar.!

KLARIFIKASI MAKHLUK HIDUP

A. Definisi

Klarifikasi makhluk hidup adalah kegian mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan banyaknya persamaan dan perbedaan, baik secara morfologi, fisiologi maupun anotominya, tujuan klarifikasi makhluk hidup, yaitu :
  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya.
  • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis agar mudah dikenali.
  • Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup.
  • Mengetahui evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya.
Setiap kelompok yang tertentu dari hasil klarifikasi makhluk hidup disebut takson, Takson terdiri atas kingdom, filum atau divisio, kelas, ordo, familia, genus, dan spesies.
Materi Klarifikasi makhluk hidup, Kingdom Monera, Protidta, Plantae, dan Kingdom Animalia IPA SMP Lengkap

Cabang biologi yang kusus mempelajari klarifikasi adalah TAKSONOMI, nama ilmiah pada makhluk hidup dibuat oleh Carollus Linnaeus dengan sistem tata nama ganda (binomial nomenklatur) dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Nama ilmiah terdiri atas kedua tata.
  • Huruf pertama pada kata pertama harus menggunakan huruf kapital, sedangkan huruf lainnya menggunakan huruf kecil semua.
  • Penulisan nama ilmiah harus dimiringkan/ ditebalkan/ digarisbawahi secara terpisah.
  • Kata pertama mewakili genus, sedangkan kata pertama mewakili spesies.
  • Contoh : Oryza sativa (padi), Musa paradisiaca (pisang), Zae mays(jagung).
Klarifikasi makhluk hidup dikembangkan R.H Whittaker pada tahun 1969 dengan menggunakan sistem lima kingdom, yaitu : Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

B. Kingdom Monera

Kingdom Monera tidak memiliki selubung inti sel sehingga bersifat prokariotik.

Bakteri
1. Berdasarkan bentuknya, bakteri dibedakan menjadi tiga macam yaitu :
  • Bacilllius, berbentuk batang atau pensil
  • Coccus, berbentuk bola.
  • Spirillum, berbentuk spiral.
2. Ciri-ciri bakteri yaitu :
  • Berukuran sangat kecil, renik atau mikroskopis.
  • Struktur tubuh masih sangat sederhana.
  • Umumnya tidak memiliki klorofil dan bersifat heterotrof
  • Berkembang biak dengan cara membelah diri
3. Bakteri yang menguntungakan bagi manusia, diantaranya :
  • Clostridium pasteurianum dan Azobacter chroococcum, berfungsi mengikat nitrogen sehingga mampu menyuburkan tanah.
  • Rhizobium radicicola, terdapat dalam bintil akar tanaman kacang-kacangan yang dapat menyuburkan tanah.
4. Bakteri yang merugikan bagi manusia, diantaranya :
  • Salmonella typhosa, penyebab penyakit tipus.
  • Mycobacterium tuberculosis<,/i> penyebab penyakit TBC.
  • Clostridium tetani, penyebab penyakit tetanus.

Ganggang Hijau-biru
1. Ciri-ciri ganggang hijau-biru, yaitu :
  • Ada yang bersel satu dan ada yang berbentuk koloni.
  • Memiliki klorofil dan karetenoid serta pigmen fikosianin (biru) dan fikoerotrin (merah).
  • Letak klorofil tersebar di dalam stoplasma.
2. Contoh dan manfaat ganggang hijau-biru, yaitu :
  • Spirullina maxima, merupakan sumber makanan berprotein tinggi yang bisa disebut protein sel tunggal.
  • Anabaenaazollae, hidup bersimbiosis dengan akar paku air Azolla pinnata sehingga dapat menyuburkan perairan.
  • Gleocapsa, dapat memfiksasi bebas diudara.

C. Kingdom Protista

Kingdom protista meliputi berbagai jenik makhluk hidup yang mempunyai sel eukariotik, yaitu sel yang diselubungi membran inti. Makhluk hidup termasuk dalam kingdom protista adalah protozoa dan ganggang (selain ganggang biru)

Protozoa
Protozoa merupakan mikroorganisme yang mempunyai ciri-ciri seperti hewan, yaitu dapat bergerak bebas dan tidak mempunyai klorofil. Berdasarkan alat geraknya protozoa dibagi menjadi empat kelompok, yaitu :
  • Rhizopoda, bergerak dengan kaki semu (pseudopodia).
  • Flagellata, bergerak dengan rambut cambuk (flagela).
  • Ciliata, bergerak dengan rambut getar (silia)
  • Sporozoa, tidak memiliki alat gerak.

Ganggang [Alga]
Ganggang dapat ditemukan di air tawar, air laut, dan ditempat-tempat lembap, ganggang memiliki ciri menyerupai tumbuhan, yaitu mempunyai dinding sel, klorofil, dan pigmen (zat warna).

Berdasarkan pigmen utamanya, genggang dibagi menjadi empat kelompk, yaitu :
  • Ganggang hijau, memiliki pigmen utama klorofil.
  • Ganggang cokelat, memiliki pigmen utama xantofil.
  • Ganggang merag, memiliki pigmen utama fikoeritrin
  • Ganggang keemasan atau pirang, memiliki pigmen utama karoten dan xantofil.

Kingdom Fungsi
Kingdom fungsi meliputi berbagai jenis jamur, ciri-ciri jamur, yaitu :

  • Sel eukariotik
  • Ada yang bersifat mikroskopis dan ada yang makroskopis.
  • Tubuh tersusun atas benang-benang hifa.
  • Tidak berkrolofil sehingga bersifat heterotrof.
  • Berkembang biak dengan membentuk spora.
Beberapa contoh jamur, yaitu :
  • Rhizopus oligosporus, dikenal sebagai jamur tempe karena digunakan untuk membuat tempe.
  • Saccharomyces cerevisiae, digunakan untuk membuat tape atau roti.
  • Volvariella volvacea, dikenal sebagai jamur merang yang enak dimakan.
  • Helminthosphorium, parasit pada tanaman padi dan jagung.
 Kingdom Plantae
Kingdom plantae meliputi berbagai jenis tumbuhan, yaitu lumut, paku, dan tumbuhan berbiji, ciri-ciri kingdom plantae, yaitu :
  • Eukariotik
  • Dinding selnya memiliki selulosa
  • Mempunyai klorofil
  • Tidak mempunyai alat gerak aktif
Berdasarkan pembuluh angkut, Plantae dikelompokan menjadi dua, yaitu berpembuluh (Trachoephyta) dan tak berpembuluh (Atracheophyta).

 Tumbuhan Berpembuluh [Tracheophyta]
Tumbuhan jenis ini memiliki xilem dan floem sebagai alat pengangkutan, memiliki akar, batang, dan daun sejati, berdasarkan alat perkembangbiakannya, tumbuhan berpembuluh dapat dikelompokan menjadi tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji.

Tumbuhan paku (pteridophyta), cirinya :
- Mempunyai alat perkembangbiakan vegetatif berupa spora yang dihasilkan oleh sporangium.
- mengalami metagenesis (pergiliran keturunan) dalam perkembangbiakannya.
- Contoh : Equissetum debile (paku ekor kuda), Platycerium bifurcatum (paku tanduk rusa), dan Adiantum cuneatum (suplir).

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta), cirinya :
- Mempunyai alat perkembangbiakan generatid berupa biji yang dihasilkan dari orfan bunga.
- Berdasarkan letak bakal bijinya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae).
- Contoh Gymnospermae : Gnetum gnemon (melinjo), Cycas rumpi (pakis biji), Agatis alba (damar), Abies balsama (balsam).
- Contoh Agiospermae : Oryza sativa (padi), Cocos neficera (kelapa), Zae mays (jagung), Arachis hypogeae (kacang tanah), Tamarindus india (asam), dan Ficus benjamina (beringin).

 Tumbuhan Tidak Berpembuluh [Atracheophyta]
Tumbuhan atracheophyta tidak mempunyai pembuluh xilem dan floem, serta belum mempunyai akar, batang, dan daun sejati. Organisme yang termasuk kelompok ini adalah berbagai jenis lumut (Bryophyta).

Tumbuhan lumut mengalami metagenesis (pergiliran keturunan) dalam perkembangbiakannya, yaitu :
- Perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan dengan membentuk spora yang dihasilkan oleh sporongonium.
- Perkembangbiakan secara generatif dilakukan melalui peleburan gamet jantan yang dihasilkan anteridium dengan gamet betina yang dihasilkan arkegonium.

Tumbuhan lumut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
- Lumut hati (Hapaticeae), cirinya : berbentuk lemparan dengan daun berwarna hijau dan tepinya terbelah, hidup di tempat basah pada pohon, tanah, atau batu cadas.
-Lumut daun (Musci), cirinya : mempunyai batang dan daun semu yang berdiri tegak, pada ujung batang terdapat anteridium dan arkegonium.

F. Kingdom Animalia

Kingdom animalia meliputi berbagai jenis hewan, ciri-ciri kingdom anamalia, yaitu :
  • Merupakan organisme multiseluler dan memiliki sel yang terspesialisasi.
  • Eukariotik.
  • Tidak memiliki klorofil sehingga heterotrof.
  • Memerlukan oksigen dalam respirasinya.
  • Reproduksi secara seksual, beberapa filum secara aseksual.
Bersadarkan tulang belakangnya, Animalia dikelompokkan menjadi dua, yaitu hewan tidak bertulang belakang dan hewan bertulang belakang,

 Hewan Tidak Bertulang Belakang [Avertebrata]
Hewan tidak bertulang belakang dibedakan menjadi beberapa jenism diantaranya :
1. Hewan berpori (Prorifera)
  • Kebanyakan hidup dilaut
  • Pada permukaan tubuhnya terdapat pori-pori halus sebagai tempat masuknya air,
  • Contoh : Leucosolenia, Spongila, Euplectella, dan Euspongia,
2. Hewan berongga (Colenterata)
  • Tubuhnya berongga dengan mulit dibagian atas.
  • Bentuk tubuhnya ada yang melekat di dasar perairan (polip) dan ada yang hidup bebas berenang diperairan (medusa).
  • Contoh : Hydra, Obelia, Acropora, dan Anemon laut.
3. Cacing (Vermes)
  • Bentuh tubuhnya memanjang pipih, gilig, atau beruas-ruas.
  • Ada yang hidup bebas dan ada yang bersifat parasit pada tubuh hewan dan manusia.
  • Contoh : Taenia solium (cacing pita babi), Fasciola hepatica (cacing hati), Ascaris lumbricoides (cacing perut), dan Lumbricus terestris (cacing tanah).
4. Hewan lunak (Mollusca)
  • Tubuhnya lunak dan dapat mengekskresikan lendir.
  • Umumnya tubuh dilindungi cangkang yang keras.
  • Contoh : Achatina fulica (bekicot), Lymnea javanica (siput), Liligo filii (cumi-cumi), Octopus (gurita), dan Pinctada margaritifera (tiram mutiara).
5. Hewan Berkaki Beruas (Arthropoda)
  • Tubuhnya terbagi menjadi kepala, dada, dan perut.
  • Pada beberapa jenis Arthropoda kepala dan dada menyatu (sefalotoraks).
  • Pada kulit terdapat rangka luar dari zat kitin.
  • Arthropoda meliputi jenis udang, serangga, laba-laba, dan lipan.
6. Hewan berkulit duri (Echinodermata)
  • Echinodermata hidup dilaut.
  • Tubuhnya diliputi oleh kerangka luar dari lempengan kapur yang membentuk duri-duri kecil.
  • Mempunyai sistem saluran air yang berhubungan dengan alat geraknya yang disebut kaki ambulakral
  • Echinodermata dibedakan menjadi lima kelompok, yaitu bintang laut, landak laut, bintang luar, lilitan laut, dan teripang.
 Hewan Bertulang Belakang [Vertebrata]
Ciri khas vertebrata adalah mempunyai tulang belakang sebagai sumbu utama tubuh dan kerangka dalam (endoskeleton) yang berupa tulang-tulang rangka. Vertebrata dibedakan menjadi lima kelas, yaitu :
  1. Piscess, meliputi berbagai jenis ikan bertulang keras dan bertulang rawan.
  2. Amphibia, meliputi berbagai jenis katak dan slamander.
  3. Reptilia, atau hewan melata, meliputi berbagai jenis ular, kadal, buaya, dan kura-kura.
  4. Aves, meliputi unggas dan berbagai jenis burung.
  5. Mamalia, meliputi berbagai jenis hewan menyusui.
Demikianlah artikel Materi Klarifikasi makhluk hidup, Kingdom Monera, Protista, Plantae, dan Kingdom Animalia IPA SMP Lengkap, jika sobat ingin mencoba soal-soal dengan materu klarifikasi makhluk hidup silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas, di sana ada banyak soal-soal yang pastinya bisa untuk mengasah kemampuan sobat sendiri, sekian saja dari saya apabila ada salah kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Klarifikasi makhluk hidup, Kingdom Monera, Protista, Plantae, dan Kingdom Animalia IPA SMP Lengkap