Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal, Kulit, Paru-paru, Hati, dan Gangguan Pada Sistem Eksresi IPA SMP Lengkap

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, bejumpa lagi dengan saya dan lagi-lagi kita berjumpa. Pada kesempatan kali ini saya akan menerangkan materi sistem ekskresi pada manusia, pada dasarnya setiap orang mempunyai sistem ekskresi, namun tidak semua orang paham akan sistem dan fungsi-fungsinya. Untuk itu alangkah baiknya kita pelajari tentang apa yang ada dalam tubuh kita, jadi mari kita belajar bersama.!

SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

A. Sistem Eksresi

Sistem eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme dari tubuh, sistem ekskresi pada manusia terdiri atas :
  1. Ginjal, mengeluarkan urine.
  2. Kulit, mengeluarkan keringant.
  3. Paru-paru, mengeluarkan karbon dioksida.
  4. Hati, mengeluarkan zat warna empedu.

B. Ginjal

Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal, Kulit, Paru-paru, Hati, dan Gangguan Pada Sistem Eksresi IPA SMP Lengkap

Ginjal merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi untuk menyaring darah sehingga menghasilkan urine. Ginjal terletak disebelah kanan dan kiri tulang pinggangm berbentuk seperti kacang berwarna merah keunguan. Setiap ginjal tersusun oleh sekitar satu juta sel ginjal (nefron), ginjal terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
  1. Kulit ginjal (korteks renalis)
    Pada kulit ginjal terdapat badan malphigi yang terdiri atas glomerulus dan kapsula bowman. Glomerulud merupakan anyaman pembuluh darah kapiler di bagian korteks, sedangkan kapsula bowman adalah lapisan yang melingkupi glomerulus. Di korteks ini terjadi proses penyaringan darah.
  2. Sumsum ginjal (medulla)
    Sumsum ginjal merupakan tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler dari kapsula bowman. Pada medulla ini terjadi peoses reabsorpsi dan augmentasi oleh tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal, keduanya dihubungkan oleh lengkung henle.
  3. Rongga ginjal (pelvis renalis)
    Rongga ginjal berfungsi untuk menampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter.
Proses pembentukan urine di dalam ginjal sebagai berikut :
  • Penyaring (filtrasi) darah yang menghasilkan urine primer.
  • Penyerapan kembali (reabsorpsi) zat dalam urine primer yang masih berguna, seperti air, glukosa, dan garam mineral. Filtrat hasil reabsorpsi disebut urine sekunder.
  • Pengeluaran zat yang tidak berguna atau berlebih ke dalam urine (augmentasi).
  • Zat yang terkandung didalam urine adalah air, mineral, vitamin, obat, hormon, urea, asam urat, dan kreatin.

C. Kulit

Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal, Kulit, Paru-paru, Hati, dan Gangguan Pada Sistem Eksresi IPA SMP Lengkap

Kulit terdiri atas dua lapisan, yaitu lapisan luar (epidermis) dan lapisan dalam (dermis). Lapisan epidermis terdiri atas lapisan korneum, lusidum, granulosum, dan germinativum. Pada lapisan ini terdapat ujung saraf telanjang yang berfungsi sebagai penerima rangsang geli dan nyeri, saluran keringat, serta saluran kelenjar minyak.

Pada lapisan dermis terdapat pangkal kelenjar keringat, pangkal kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah dan ujung saraf penerima rangsang panas, dingin, sentuhan, serta tekanan. Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh, pengatur temperatur tubuh, menjaga agar pengeluaran air tidak berlebih, dan sebagai alat ekskresi untuk mengeluarkan minyak dan keringat. Fungsi lainnya adalah sebagai indra peraba dan perasa, tempat pembentukan vitamin D dengan bantuan sinar matahari, dan penyimpan kelebihan lemak.

D. Paru-paru

Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat pernapasan dan sebagai alat pengeluaran atau ekskresi. Sebagai alat ekskresi, paru-paru bertuges untuk membuang karbon dioksida dan uap air yang tidak berguna bagi tubuh.

E. Hati

Hati merupakan alat ekskresi yang berfungsi sebagai tempat pembentukan dan pembongkaran glikogen, tempat pembentukan dan pembongkaran protein, tempat pembongkaran eritrosit yang sudah tua, serta sebagai penetral obat dan racun. Hati juga berperan dalam pembentukan urea dari amonia yang kemudian dikeluarkan melalui ginjal bersama urine. Fungsi hati lannya adalah menyimpan gula dalam bentuk glikogen, menawarkan racun, membuat vitamin A yang berasal dari provitamin A, membuat fibrinogen dan protombin, menghasilkan zat warna empedu, tempat pembentukan urea, serta mengatur kadar gula dalam darah.

F. Gangguan Pada Sistem Ekskresi

Diabetes Mellitus (Kencing manis), disebabkan karena tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga terdapat glukosa di dalam urine, gangguan ini dapat diatasi dengan mengatur pola hidup yang sehat. Batu ginjal, gangguan pada ginjal yang diakibatkan oleh endapan garam kalsium dalam ginjal sehingga menghambat keluarnya urine dan terasa nyeri. Gangguan ini dapat diatasi denga pembedahan.

Radang ginjal (nefritis), terjadi karena kerusakan nefron yang terjadi akibat infeksi bakteri. Rusaknya nefron menyebabkan urine masuk kembali ke dalam darah dan penyerapan air terganggu akibat pembengkakan. Gangguan ini bisa disembuhkan dengan cara cangkok ginjal. Gagal ginjal, terjadi jika salah satu ginjal tidak berfungi. Penyakit ini dapat diatasi dengan cangkok ginjal atau ginjal tiruan sampai ginjal berfungsi lagi.

Demikianlah artikel Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal, Kulit, Paru-paru, Hati, dan Gangguan Pada Sistem Eksresi IPA SMP Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua, jika sobat masih ingin belajar dengan materi yang lain silakan sobat klik klik Materi IPA di menu atas, jika sobat ingin belajar dengan menggunakan soal silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas, sekian saja dari saya apabila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia, Ginjal, Kulit, Paru-paru, Hati, dan Gangguan Pada Sistem Eksresi IPA SMP Lengkap