Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, kali ini saya akan menjelaskan materi sistem gerak pada manusia, tujuan saya menulis artikel ini untuk membagikan wawasan atau berbagi ilmu dengan sobat-sobat semua, karena dalam dunia blogger saya termasuk orang baru atau newbie, jadi tolong di maklumi kalau penyusunan kata atau bahasa saya masih kaku, hehe.

Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap, Memang pada dasarnya saya sendiri sangat hobi dengan membaca dan menulis, untuk itu saya isi waktu luang saya untuk menulis di blog pelajaransmp.com, artikel ini sengaja saya ringkas dengan harapan semoga mudah di pahami dan di mengerti, semoga tidak mengecewakan dan selamat belajar.!

SISTEM GERAK PADA MANUSIA

Sistem gerak pada manusia tersusun dari rangka dan otot. Rangka dan otot mempunyai peran penting dalam sistem gerak. Rangka dapat digerakan oleh otot, karena itu rangka disebut sebagai alat gerak pasif dan otot disebut alat gerak aktif.

A. Rangka

Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap

Rangka tubuh manusia disebut juga rangka dalam karena terletak didalam tubuh yang dilindungi oleh jaringan otot dan kulit. Rangka merupakan rangkaian tulang yang tersusu secara teratur, dihubungkan oleh sendi dan digerakan oleh otot, serta mendukung dan melindungi organ tubuh dalam (lunak).

Fungsi kerangka manusia adalah sebagai berikut :
  • Sebagai penggerak tubuh
  • Sebagai pembentuk tubuh
  • Sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka)
  • Sebagai pelindung bagian tubuh yang penting
  • Sebagai tempat pembentukan sumsum
  • Sebagai alat gerak pasif

Berdasarkan fungsinya rangka manusia terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
  • Rangka kepala atau tengkorak, berfungsi melindungi otak.
  • Rangka badan, berfungsi melindungi organ-organ tubuh seperti paru-paru, jantung, hati, dan lain-lain
  • Rangka anggota gerak, berfungsi sebagai alat gerak seperti berjalan, berlari, bergerak, dan sebagainya.

Berdasarkan komponen penyusunnya rangka manusia terdiri atas dua, yaitu :
  • Rangka aksal (rangka poros), terdiri atas 80 tulang, yaitu tulang belakang, kepala, rusuk, dan dada.
  • Rangka apendikular (rangka tambahan), terdiri atas 126 tulang, yaitu gelang bahu, tangan, gelang panggul dan kaki.

B. Tulang

Tulang adalah bagian tubuh yang keras dan terbentuk dari sel hidup yang dikelilingi oleh mineral dan zat lentur yang disebut kolagen. Tulang sebagai penyusun rangka tubuh selalu tumbuh dan berkembang seiring bertambahnya usia, berdasarkan komponen penyusunnya, jenis tulang dibedakan menjadi dua, yaitu :

Tulang rawan (kartilago), penyusun adalah sel-sel yang banyak mengandung zat organik kondrit dan sedikit zat kapur. Sifatnya lunak walaupun usia bertambah, lentur dan elastis, Jenis tulang rawan ada tiga, yaitu tulang rawan hialin (hidung, tenggorokan sampai bronkus, dan persendian), tulang rawan elastis (daun telinga), dan tulang rawan fibrosa (persendian tulang belakang).

Tulang keras (sejati), merupakan tulang yang tersusun dar sel-sel hidup yang banyak mengandung zat kapur, fosfor, protein, serta zat perekat. Selain itu tulang keras mengandung osteoblas yang menghasilkan zat pengikat di sekitar sel tulang, juga terdapat osteoplas yang merombak tulang dalam proses pembentukan rongga sumsum tulang.

Berdasarkan bentuknya, jenis tulang di antaranya sebagai berikut :
  • Tulang pipih, di antaranya tulang tengkorak, gelang bahu, tulang rusuk, tulang dada, dan gelang pinggul.
  • Tulang pendek, di antaranya pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan ruas-ruas tulang belakan.
  • Tulang panjang atau tulang pipa, di antaranya lengan atas, lengan bawah, tulang paha, tulang betis, dan tulang karing.
Berdasarkan bagian rangka manusia, tulang di bedakan menjadi tiga kelompok yaitu :
  • Tulang rangka kepala atau tengkorak, tersusun dari tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang kepala belakang, tulang pelipis, tulang baji, tulang tapis, tulang rangka atas, tulang rahang, tulang pipi, tulang hidung, dan tulang mata.
  • Tulang rangka badan, tersusun dari tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu, dan gelang panggul.
  • Tulang anggota gerak, tersusun dari tulang anggota gerak atas (tangan) dan tulang anggota gerak bawah (kaki).

C. Sendi

Sendi adalah penghubung antar tulang penyusun rangka tubuh agar bisa digerakkan, berdasarkan cara geraknya, sendi dibedakan menjadi tiga, yaitu :

Sendi mati (sinartrosis), yaitu sendi yang sambungan antar tulangnya tidak mungkin untuk digerakkan. Contoh : sendi pada tulang tengkorak dan tulang pembentuk tulang pinggul.

Sendi kaku (amphiartosis), yaitu sendi yang pergerakannya terbatas. Contoh : sendi dada tulang rusuk dan tulang dada.

Sendi gerak (diartosis), yaitu sendi yang pergerakannya bebas dan leluasa karena adanya ligamen (jaringan pengikat). Sendi gerak dibedakan menjadi empat yaitu :
  • Sendi peluru, yaitu sendi yang arah geraknya dapat dilakukan ke segala arah, Contoh : tulang lengan dengan tulang belikat.
  • Sendi engsel, yaitu sendi yang arah geraknya hanya satu arah. Contoh : sendi pada sikut seta lutut.
  • Sendi pelana, yaitu sendi yang arah geraknya dia arah, ke depan dan ke belakang. Contoh : sendi antara tulang ibu jari dengan tulang telapak tangan.
  • Sendi putar, yaitu sendi yang salah satu tulangnya dapat bergerak memutar mengitari tulang lainnya. Contoh : sendi antara tulang betis dengan tulang kering.
Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap
Jenis-jenis Sendi

D. Otot

otot disebut juga alat gerak aktif. Kemampuan otot berkontraksi dan relaksasi disebabkan karena otot disusun oleh protein kontraktil berbentuk serabut. serabut penyusun otot adalah serabut aktin (serabut tipis) dan serabut miosin (serabut tebal).

Otot dibedakan menjadi tiga, yaitu :
  • Otot polos, terletak pada organ dalam, gerakannya lamban dan bekerja tidak dipengaruhi sistem otak sadar.
  • Otot lurik, bekerja secara sadar atau dibawah perintah otak.
  • Otot jantung, terletak pada jantung dan strukturnya menyerupai otot lurik. Otot jantung merupakan otot tidak sadar dan dapat bekerja terus menerus.
Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap

Gerakan otot dibedakan menjadi dua, yaitu :
  • Gerak otot sinergis adalah gerak otot yang searah. Contoh : gerak melengkungkan telapak tangan.
  • Gerak otot antagonis adalah gerak otot yang menimbulkan efek gerak berlawanan. Contoh : kerja otot bisep dan trisep pada lengan.

E. Kelinan Pada Tulang dan Otot

Berikut adalah jenis-jenis tulang yang bermasalah.
  • Osteoporosis, yaitu penyakit penurunan masa tulang.
  • Patah tulang, yaitu kerusakan tulang akibat benturan.
  • Lordosis, yaitu kelainan tulang yang melengkung di bagian atas dan bawahnya sehingga terlalu bengkok ke depan.
  • Kifosis, yaitu kelainan tulang belakang bagian atas yang terlalu condong ke belakan atau bongkok.
  • Skoliosis, yaitu kelainan tulang belakang yang miring atau bengkok ke samping kiri atau kanan.
  • Atrofi otot, yaitu penurunan fungsi otot yang mengecil atau kehilangan kemampuan untuk berkontraksi.
  • Hipertropi, yaitu penurunan fungsi otot yang menjadi lebih besar (kebalikan dari atrofi)
Demikianlah artikel Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap, pada artikel selanjutnya saya akan menulis sepuluh contoh soal beserta pembahasannya dan tiga puluh soal untuk ulangan harian, sekian saja artikel saya hari ini terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Sistem Gerak Pada Manusia, Rangka, Tulang, Sendi, Otot, dan Permasalahan Tulang IPA SMP Lengkap