Materi Sitem Reproduksi pada Manusia, Fertilisasi, Perkembangan Embrio, Siklus Menstruasi, dan Gangguan Sistem Reproduksi IPA SMP

Selamat pagi, siang, dan malam dimanapun sobat berada, bertemu lagi dengan saya lagi-lagi kita bertemu, tentunya di blog pelajaransmp.com. Seperti biasa di tengah kesibukan saya dalam menjalani hidup, saya luangkan waktu untuk menulis di artikel pelajaransmp.com, materi pembahasan kita kali ini adalah sistem reproduksi pada manusia.

Materi Sitem Reproduksi pada Manusia, Fertilisasi, Perkembangan Embrio, Siklus Menstruasi, dan Gangguan Sistem Reproduksi IPA SMP Lengkap. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, setiap orang mempunyai sistem reproduksi, namun tidak semua orang tau fungsi atau kegunaannya dengan baik, untuk itu alangkah baiknya kita pahami tentang apa yang ada dalam diri kita. Jadi, mari kita pelajari.!

Materi Sitem Reproduksi pada Manusia, Fertilisasi, Perkembangan Embrio, Siklus Menstruasi, dan Gangguan Sistem Reproduksi IPA SMP

SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA

A. Sistem Reproduksi

Reproduksi adalah proses perkembangbiakan makhluk hidup dengan tujuan untuk menghasilkan keturunan, sistem reproduksi pada manusia prosesnya berlangsung secara seksual atau kawin.

B. Alat Reproduksi Pria

Alat reproduksi pria terdiri atas :
  • Testis, berfungsi untuk menghasilkan sperma dan hormon testosteron.
  • Skrotum, yaitu kantong kulit yang melindungi testis dan berfungsi sebagai tempat bergantungnya testis.
  • Vas deferens, yaitu saluran yang menghubungkan testid dengan kantong sperma. Saluran ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma sebelum dikeluarkan melalui penis.
  • Kantong sperma, berfungsi untuk menampung sperma yang dihasilkan oleh testis.
  • Epididimis, yaitu saluran yang lebih kecil dari vas deferns. Saluran ini berfungsi sebagai tempat pematangan sperma.
  • Kelenjar prostat, yaitu kelenjar penghasil cairan basa untuk melindungi sperma dari gangguan luar.
  • Vesikula seminalis, kelenjar yang menghasilkan cairan pekat berwarna kuning, mengandung makanan yang merupakan sumber energi untuk pergerakan sperma.
  • Uretra, yaitu saluran sperma dan urine yang berfungsi membawa urine dan sperma ke luar tubuh.
  • Penis, terdiri atas batang dan kepala penis. Di bagian dalam penis terdapat saluran yang berfungsi mengeluarkan urine dan mengalirkan sperma keluar.
Proses pembentukan dan pematangan sperma disebut spermotogenesis. Proses tersebut ditubulus seminiferus testis.

C. Alat Reproduksi Wanita

Alat reproduksi pada wanita terdiri atas :
Vulva, yaitu daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri atas mons pubis, labia, klitoris, daerah ujung luar vagina, dan daluran kemih. Vagina, yaitu saluran elastis yang panjangnya sekitar 8-10cm, hingga ke rahim.

Serviks, disebut juga mulit rahim. Rahim (uterus), berfungsi sebagai tempat perkembangan embiro menjadi janin. Rahim terdiri atas tiga lapisan, yaitu :
  • Lapisan parametirum, yaitu lapisan paling luar yang berhubungan dengan rongga perut.
  • Lapisan miometrium, yaitu lapisan yang mendorong bayi keluar ketika proses persalinan (kontraksi).
  • Lapisan endometrium, lapisan dalam rahim tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan ini terdiri atas lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.
Ovarium, disebut juga indung telur, yaitu tempat menghasilkan sel telur (ovum). Tuba fallopi, disebut juga saluran telur, yaitu sepasang saluran yang berada pada kanan dan kiri rahim sepanjang 10 cm

Proses pembentukan ovum disebut oogenesis. Proses ini terjadi di ovarium.

D. Fertilisasi dan Perkembangan Embrio

Fertilisasi atau pembuahan, yaitu pertemuannya sperma dan ovum, pematangan ovum dan penebalan dinding rahim dipengaruhi hormon estrogen dan progesteron. Ovum yang sudah dibuahi akan membentuk zigot. Zigot akan berkembang menjadi embiro.

Proses perkembangan embrio di dalam rahim, sebagai berikut :
  • Usia 4 minggu, sudah tampak pertumbuhan mata dan telinga.
  • Usia 8 minggu, sudah terbentuk janin yang mulai tampak tangan, jari tangan, hidung, dan kaki.
  • Usia 10 minggu, panjang janin
6 cm dan sudah terlihat bentuk bayi yang ukurannya kepalanya lebih besar daripada ukuran badannya.
  • Usia 16 minggu, panjang janin telah mencapai 40 cm dan sudah memiliki organ yang lengkap.
  • Usia 40 minggu, janin sudah siap untuk dilahirkan.
  • Selama berada di dalam rahim, embrio mendapatkan nutrisi dari ibunya melalui plasenta. Fungsi plasenta sebagai berikut :
    1. Menyalurkan zat makanan dari induk ke embrio.
    2. Mengalirkan zat sampah dari embrio ke dalam darah induknya.
    3. Melindungi janin dari berbagai zat racun dan kuman penyakit.

    E. Siklus Menstruasi

    Menstruasi atau haid adalah peredaran yang terjadi akibat luruhnya dinding rahim (endometrium) yang menebal dan mengandung banyak pembuluh darah karena tidak dibuahi sperma. Menstruasi terjadi secara periodik atau berskala, jarak waktu menstruasi setiap periodiknya disebut siklus mentruasi.

    Siklus mentruasi setiap wanita berbeda-beda tetapi rata-rata sekitar 28 hari yang dibagi menjadi 4 fase, yaitu :
    1. Fase mentruasi, yaitu lepasnya ovum dari endometrium yang disertai luruhnya endometrium sehingga terjadi pendarahan.
    2. Fase praovulasi, yaitu proses pembentukan kembali dinding rahim.
    3. Fase ovulasi, terjadi pada hari ke 14.
    4. Fase pascaovulasi, berlangsung selama 14 hari sebelum siklus mentruasi berikutnya.

    F. Gangguan Pada Sistem Reproduksi

    AIDS
    Penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunadeficiency Virus) yang menyerang sel darah putih, sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Virus HIV menular melalui :
    • Transfusi darah (donor darah dari orang yang terinfeksi HIV).
    • Alat-alat seperti jarum suntik dan jarum infus yang digunakan secara bergantian (tidak steril).
    • Hubungan seksual.
    Cara mencegah agar AIDS tidak menular sebagai berikut :
    • Menggunakan jarum suntik yang steril dan sekali pakai.
    • Memeriksa darah sebelum transfusi sehingga darah dipastikan tidak terinfeksi HIV.
    • Melakukan hubungan seksual hanya dengan satu pasangan yang sah melalui pernikahan.
    Gonorea
    1. Penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menular melalui hubungan seksual.
    2. Gejala penyakit gonorea ditandai dengan sakit pada kencing dan kadang urine mengeluarkan nanah.
    3. Penyakit nonorea dapat merusak saluran reproduksi, yaitu saluran sperma pada pria dan saluran tuba fallopi pada wanita sehingga bisa mengakibatkan kemandulan.
    Sifilis
    • Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema palladium yang menular melalui hubungan seksual.
    • Penyakit sifilis ditandai dengan adanya luka kelamin, dan penyakit ini dapat merusak sel otak, melumpuhkan tulang, atau merusak antung dan pembuluh darah.
    Demikianlah artikel Materi Sitem Reproduksi pada Manusia, Fertilisasi, Perkembangan Embrio, Siklus Menstruasi, dan Gangguan Sistem Reproduksi IPA SMP Lengkap, semoga dapat menambah wawasan sobat semua, jika sobat ingin belajar dengan menggunakan soal sobat bisa klik Contoh Soal IPA di menu atas, sekian saja dari saya apabila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

    Share on Facebook
    Share on Twitter
    Share on Google+