Rangkuman Materi Energi Listrik, Listrik Statis, Listrik Dinamis, dan Daya Listrik IPA SMP Lengkap

Hallo bertemu lagi dengan saya di blog pelajaransmp.com, semoga kabar sobat semua disana dalam keadaan sehat selalu karena saya disini juga dalam keadaan sehat dan penuh semangat, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan materi Listrik, oh ya setelah saya selesai dengan materi ini saya juga akan memberikan sepuluh contoh soal beserta pembahasannya dan tiga puluh soal beserta kunci jawabannya, baiklah tak usah berlama-lama, selamat belajar.

A. LISTRIK STATIS

Listrik statis adalah muatan listrik yang diam pada suatu benda, muatan listrik pada suatu benda dipengaruhi oleh jumlah proton (+) dan elektron (-) Ada dua jenis muatan listrik, yaitu muatan listrik positif dan negatif.:
  1. Benda bermuatan positif jika jumlah proton (+) lebih banyak daripada jumlah elektron (-)
  2. Benda bermuatan negatif jika jumlah elektron (-) lebih banyak daripada jimlah proton (+)
Muatan listrik memiliki sifat sebagai berikut :
  1. Muatan listrik positif mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah.
  2. Muatan yang sejenis akan tolak-menolak.
  3. Muatan yang tidak sejenis akan tarik-menarik
  4. Muatan dapat berpindah dari satu benda ke benda lain karena adanya induksi muatan listrik.
Satuan muatan listrik (Q) adalah coulomb. Muatan 1 elektron adalah 1,6 x 10-19 coulomb, sehingga : 1 coulomb = 6,25 x 1018 elektron.

Hukum Coulomb
"Gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik sebanding dengan besar muatan listrik masing-masing dan berbanding terbalik dengan besar muatan listrik masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan listrik itu"

Persamaan hukum coulomb seperti berikut :



F = gaya Coulomb (N)
Q1 = muatan pertama (C)
Q2 = muatan kedua (C)
r = jarak kedua muatan (m)
k = 9 x 102 Nm2/C2

Alat yang digunakan untuk mengetahui keberadaan muatan dalam suatu benda disebut elektroskop.

B. Listrik Dinamis

Listrik dinamis merupakan muatan-muatan listrik yang bergerak (arus listrik) Berikut bunyi Hukum Ohm : "Jika teganggan pada suatu rangkaian dinaikkan, arus dalam rangkaian akan naik dan jika teganggan diturunkan, arus akan turun asalkan suhu penghantar tetap"
Persamaan Hukum Ohm :

V=I.R atau

Keterangan :
V = beda potensial (volt)
I = kuat arus (ampere)
R = hambatan ( dibaca ohm)
Satu adalah hambatan bagi suatu konduktor dimana ketika beda potensial satu volt diberikan pada ujung-ujung konduktor, maka kuat arus satu ampere mengalir melalui konduktor tersebut. Berikut rangkaian hambatan listrik :
Rangkuman Materi Energi Listrik, Listrik Statis, Listrik Dinamis, dan Daya Listrik IPA SMP Lengkap
Gambar Rangkaian Hambatan Listrik

Rangkaian seri
Rs = R1 + R2
dengan : Rs = hambatan pengganti rangkaian seri
Rangkaian pralel



dengan : R p = hambatan pengganti rangkaian paralel

Kuat arus listrik merupakan hasil bagi antara muatan yang mengalir dengan selang waktunya.



Keterangan :
I = kuat arus lisrtik (A)
Q = muatan listrik (C)
t = waktu (s)

Beda potensial listrik adalah besar energi muatan listrik tiap satuan muatan listrik, berikut persamaan potensial listrik :



Ketrangan :
V = potensial listrik (volt)
W = energi muatan listrik (joule)
Q = muatan listrik (coulomb)

Hukum kirchoff : "Jumlah kuat arus yang masuk ke suatu titik cabang sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik cabang tersebut"
Persamaan hukum kirchoff :



Rangkaian listrik sederhana tersusun dari sumber tegangan (), hambatan dalam sumber tegangan (r), dan hambatan luar (R).
Persamaannya adalah :



Keterangan :

I = kuat arus listrik (ampere)
= sumber tegangan (volt)
R = hambatan luar ()
r = hambatan dalam sumber tegangan ()

Hambatan listrik sebuah pengantar (konduktor) dipengaruhi oleh panjang hambatan, jenis bahan, dan luas penambang kawat, persamaannya adalah :



Keterangan :
R = hambatan pengantar ()
= hambatan jenis (m)
I = panjang penghantar (m)
A = luas penampang penghantar (m2)

C. Energi dan Daya Listrik

Energi Listrik
Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik. Besar listrik dapat diukur saat trjadinya perubahan energi listrik menjadi kalor, berikut persamaan energi listrik :

W = V . Q
W = V . I . t
W = I . R . I . t
W = I1 . R . t

Keterangan :
W = energi listrik (joule)
V = tegangan (volt)
I = kuat arus (ampere)
t = waktu (sekon)
Q = muatan listrik (coulomb)

Daya Listrik
Daya merupakan usaha yang dilakukan dalam satuan waktu sedangakan daya listrik merupakan bagian dari besarnya beda potensia, kuat arus, hambatan, dan waktu. Daya listrik didefinisikan sebagai laju energi yang dibutuhkan.

Satuan daya listrik dalam satuan internasional adalah watt. Satu watt adalah besar daya ketika energi satu joule dibebaskan dalam selang waktu 1 sekon, Berikut persamaan daya listrik :



Keterangan :
P = daya listrik (watt)
W = energi listrik (joule)
t = waktu (sekon)

Demikianlah artikel  Rangkuman Materi Energi Listrik, Listrik Statis, Listrik Dinamis, dan Daya Listrik IPA SMP Lengkap, jika sobat ingin melihat contoh soalnya silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas tapi jika sobat ingin belajar dengan materi yang berbeda sobat bisa klik Materi IPA di menu atas, sekian dulu dari saya mohon maaf jika ada salah kata atau penulisan kata yang kurang jelas, karena pada hakekatnya saya juga manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. hehe, baiklah terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Rangkuman Materi Energi Listrik, Listrik Statis, Listrik Dinamis, dan Daya Listrik IPA SMP Lengkap