Materi Pewarisan Sifat dan Hukum Mendel IPA SMP Lengkap

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, kali ini saya akan menjelaskan materi pewarisan sifat, tujuan saya menulis artikel ini untuk membagikan wawasan atau berbagi ilmu dengan sobat-sobat semua, karena saya percaya jika ilmu yang kita punya dibagikan tidak akan berkurang dan justru akan bertambah.

Materi Pewarisan Sifat dan Hukum Mendel IPA SMP Lengkap, Memang pada dasarnya saya sendiri sangat hobi dengan membaca dan menulis, untuk itu saya isi waktu luang saya untuk menulis di blog pelajaransmp.com, artikel ini sengaja saya ringkas dengan harapan semoga mudah di pahami dan di mengerti, semoga tidak mengecewakan dan selamat belajar.!

Materi Pewarisan Sifat dan Hukum Mendel IPA SMP Lengkap

PEWARISAN SIFAT

A. Materi Genetik

Manusia, hewan, dan tumbuhan mempunyai sifat-sifat yang berbeda. Sifat-sifat beda yang terdapat pada makhluk hidup tersebut dikendalikan oleh materi genetik. Materi genetik ini berupa substansi yang disebut gen. Jumlah gen sangat banyak untuk menyeimbangi banyaknya makhluk hidup. kumpulan gen-gen tersebut disebut kromosom. Ada dua macam kromosom dalam kromosom kelamin, yaitu kromosom X dan kromosom Y. pada wanita kromosomnya adalah XX dan pria adalah XY.

1. Keomosom
Kromosom adalah benang-benang halus yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetik kepada setiap keturunan makhluk hidup. Jika sel yang sedang aktif membelah dilihat dibawah mikroskop biasa, maka akan terlihat benang-benang kromatin. Benang tersebut memendek, menebal, dan mudah menyerap zat warna sehingga tampak seperti benang halus.

Kromosom pada manusia dan makhluk hidup yang berkembang biak secara seksual dapat dibedakan menjadi dua, yaitu autosom dan gonosom.
  • Autosom atau kromosom tubuh, yaitu kromosom yang mengatur sifat-sifat tubuh selain jenis kelamin. kromosom tubuh manusia ada 22 pasang atau berjumlah 44 buah.
  • Gonosom atau kromosom seks, yaitu kromosom yang khusus menentukan jenis kelamin. Kromosom seks manusia berjumlah satu pasang atau 2 buah.
Ada beberapa jenis kromosom, yaitu :
  • Kromosom homolog
    Kromosom homolog adalah kromosom yang berpasang-pasangan, selalu mempunyai bentuk, panjang, letak sentromer, dan struktur yang sama atau hampir sama. Pada tubuh manusia terdapat 46 kromosom, terdiri atas 23 kromosom berpasang (homolog). Setiap pasang kromosom homolog adalah satu macam, sehingga kromosom sel tubuh manusia terdiri atas 23 macam.
  • Kromosom diplois (2n)
    Ploid adalah jumlah perangkat kromosom, Jadi kromosom diploid adalah dua perangkat kromosom atau kromosom yang selalu berpasangan (homolog). Maka di dalam setiap inti sel tubuh terdapat dua set atau dua perangkat kromosom (diploid).
  • Kromosom haploid (n)
    Kromosom haploid adalah kromosom yang tidak memiliki pasangan atau hanya memiliki seperangkat kromosom.

2. Gen
Gen adalah bagian kromosom yang mengendalikan ciri genetis suatu makhluk hidup. Gen bersifat menurun dari induk kepada anaknya. Fungsi gen antara lain sebagai berikut:
  • Mengatur perkembangan dan metabolisme individu.
  • Menyampaikan informasi genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Sebagai zarah tersendiri dalam kromosom.
Susunan gen yang menentukan sifat-sifat suatu individu disebut genotipe. Kemudian genotipe akan memunculkan sifat-sifat fenotipe.
  • Genotipe adalah sifat makhluk hidup yang tidak tampak sehingga tidak bisa diamati dengan indra. Sifat ini biasanya disimbolkan sepasang huruf. Genotipe yang tersusun dari sifat dominan saja (AA) atau resesif saja (aa) disebut homozigot. Sedangkan genotipe yang tersusun dari sifat dominan dan resesif (Aa) disebut heterozigot.
  • Fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang tampak sehingga bisa diamati oleh alat indra. Misalnya rasa buah manggis, rambut lurus, bentuk buah bult, dan tinggi rendahnya badan. Fenotipe ditentukan oleh faktor genotipe dan lingkungan.

B. Persilangan

Persilangan adalah proses menggabungkan dua sifat yang berbeda dan diharapkan mendapatkan sifat yang baik bagi keturunannya. Orang yang pertama kali menyelidiki perkawinan silang dan menganalisis hasilnya dengan teliti ialah gregor J. Mendel

1. Istilah-istilah Dalam Persilangan
Dalam suatu persilangan perlu diketahui terlebih dahulu istilah-istilah yang digunakan. Istilah-istilah dalam persilangan di antaranya sebagai berikut :
  • Galur murni adalah tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  • Genotipe adalah penyusun gen yang tidak tampak dari luar.
  • Fenotipe adalah sifat gen yang tampak jelas dari luar.
  • Dominan adalah sifat yang muncul pada keturunannya. Kodenya menggunakan huruf besar, seperti M.
  • Resesif adalah sifat yang tidak muncul pada keturunannya. kodenya menggunakan huruf kecil, seperti m.
  • Homozigot adalah pasangan gen yang sama. Homoziot dominan adalah pasangan gen yang sama dan muncul pada keturunannya (Contohnya : AA), Sedangkan homozigot resesif adalah pasangan gen yang sama tetapi tidak muncul pada keturunannya (contoh : aa).
  • Heterozigot adalah pasangan gen yang berlainan (contoh : Aa)
  • Alel adalah gen yang letaknya pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog.
  • Krosom adalah benang-benang halus dalam inti sel yang terdiri atas DNA, RNA, dan protein histon.
  • Gen adalah DNA yang mengendalikan sifat yang diwariskan dari induk kepada keturunannya (pembawa sifat).
  • P menunjukan parental atau induk.
  • F menunjukan filiar (turunan) yang merupakan hasil persilangan dari parental.
  • F1 menunjukan turunan pertama.
  • F2 menunjukan turunan kedua.
  • Intermediet adalah sifat gen yang tidak dominan dan juga tidak resesif atau sama kuat.
  • Persilangan monohibrid adalah persilangan dua individu dengan satu sifat beda.
  • Persilangan dihibrid adalah persilangan dua individu dengan dua sifat beda.

2. Persilangan Monohibrid dengan Dihibrid
Monohibrid
Persilangan monohibrid adalah persilangan antara dua jenis individu sejenis dengan memperhatikan satu sifat beda. Pada persilangan monohibrid terdapat test cross dan sifat intermediet. Test cross adalah penyialngan individu yang ingin diketahui genotipenya dengan individu bergenotipe homozigot resesif. Hasil persilangan tersebut mempunyai dua kemungkinan sebagai berikut :
  • Jika tanaman bergenotipe BB disilangkan dengan tanaman bergenotipe bb (homozigot resesif), maka akan menghasilkan keturunan yang bergenotipe Bb semuanya.
  • Jika tanaman tersebut bergenotipe Bb disilangkan dengan tanaman bergenotipe bb (homozigot regesif), maka akan menghasilkan keturunan bergenotipe Bb dan bb
Sifat intermediet dipengaruhi oleh gen dominan yang tidak jenuh. Seperti yang dilakukan oleh Medel terhadap tanaman Antirrhinum majus.

Dihibrid
Persilangan dihibrid adalah persilangan dua individu sejenis dengan memerhatikan dua sifat beda. Mendel telah melakukan percobaan dengan menyilangkan kacang ercis galur murni yang mempunyai dua sifat beda, yaitu antara kacang ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) dengan kacang ercis berbiji keriput berwarna hijau (bbkk). Kadua kacang tersebut memiliki dua sifat beda, yaitu bentuk dan warna biji. Penurunan sifat dari kacang ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) dengan kacang ercis berbiji keriput berwarna hijau (bbkk).

C. Hukum Medel

Gregor J. Medel (1822-1884) ialah tokoh yang mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk pada keturunan dan beliau dikenal sebagai bapak genetika. Bunyi hukum Medel sebagai berikut :
  • Hukum I Mendel
    Hukum I Medel menyatakan prinsip pemisahan gen secara bebas. Pada pembentukan gamet, 2 gen yang berpasangan akan dipisakan ke dalam 2 sel atau gemet secara bebas.
  • Hukum II Medel
    Hukum II Medel menyatakan prinsip berpasangan secara bebas. Pada pembentukan gamet, gen-gen yang memisahkan diri dari suatu pasangan akan secara bebas berkelompok dengan gon-gen lain yang berasal dari pasangan lain.
Demikianlah artikel Materi Pewarisan Sifat dan Hukum Mendel IPA SMP Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua, jika sobat masih ingin belajar dengan materi yang lain silakan sobat klik klik Materi IPA di menu atas, jika sobat ingin belajar dengan menggunakan soal silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas, sekian saja dari saya apabila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Pewarisan Sifat dan Hukum Mendel IPA SMP Lengkap