Materi Rekayasa Reproduksi dan Bioteknologi IPA SMP Lengkap

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, kali ini saya akan menjelaskan materi rekayasa reproduksi dan bioteknologi, tujuan saya menulis artikel ini untuk membagikan wawasan atau berbagi ilmu dengan sobat-sobat semua, karena saya percaya jika ilmu yang kita punya dibagikan tidak akan berkurang dan justru akan bertambah.

Materi Rekayasa Reproduksi dan Bioteknologi IPA SMP Lengkap, Memang pada dasarnya saya sendiri sangat hobi dengan membaca dan menulis, untuk itu saya isi waktu luang saya untuk menulis di blog pelajaransmp.com, artikel ini sengaja saya ringkas dengan harapan semoga mudah di pahami dan di mengerti, semoga tidak mengecewakan dan selamat belajar.!

Materi Rekayasa Reproduksi dan Bioteknologi IPA SMP Lengkap

REKAYASA REPRODUKSI DAN BIOTEKNOLOGI

A. Rekayasa Reproduksi

Rekayasa reproduksi adalah suatu usaha manusia untuk mengembangbiakan makhluk hidup dengan cara rekayasa tahapan-tahapan proses reproduksi yang berlangsung secara alami. Rekayasa reproduksi tidak hanya dilakukan pada tumbuhan dan hewan, tetapi manusia juga bisa dijadikan objek dalam teknologi.

Ada beberapa teknik rekayasa reproduksi yang kita kenal, antara lain dengan cara kultur jaringan, kloning, hibridisasi, inseminasi buatan, dan bayi tabung.

1. Kultur jaringan
Kultur jaringan adalah teknik memperbanyak jumlah tanaman yang merupakan bibit unggul dengan memanfaatkan sifat totipotensi setiap sel tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel tumbuhan untuk menjadi individu yang sempurna. Pada tahun 1954, kultur jaringan dipopulerkan oleh muir, Hildebrant, dan Riker.

Pada teknik kultur jaringan yang dibutuhkan adalah sedikit bagian tubuh dari tanaman. Jaringan yang diambil untuk dilakukan kultur tersebut eksplan. Biasanya yang dijadikan eksplan adalah jaringan muda yang masih mampu membelah diri. Misal ujung batang, ujung daun, dan ujung akar. Keuntungan dari kultur jaringan adalah :
  • Dalam waktu singkat dapat menghasilkan bibit yang diperlukan dalam jumlah banyak.
  • Sifat tanaman yang dikultur sesuai dengan sifat tanaman induk.
  • Tanaman yang dihasilkan lebih cepat bereproduksi.
  • Tidak membutuhkan area tanam yang luas.
  • Tidak perlu menunggu tanaman dewasa, kita sudah dapat membiakkannya.
Contoh tanaman yang bisa menjadi objek kultur adalah pisang, mangga, tebu, dan anggrek.

2. Kloning
Kloning adalah penggunaan sel somatik makhluk hidup multiseluler untuk membuat satu atau lebih individu fengan materi genetik yang sama atau identik. Kloning ditemukan pada tahun 1997 oleh Dr. Ian Willmut seorang ilmuan Skotlandia dengan menjadikan sebuah sel telur domba yang telah direkayasa menjadi seekor domba tanpa ayah atau tanpa perkawinan. Domba hasil rekayasa ilmuan Skotlandia tersebut diberi nama Dolly.

Cara kloning domba Dolly yang dilakukan oleh Dr.Ian Willut adalah sebagai berikut :
  • Mengambil sel telur yang ada dalam obarium domba betina dan mengabil kelenjar mamae dari domba betina lain.
  • Mengeluarkan nekleus sel telur yang haploid.
  • Memasukan sel kelenjar mamae ke dalam sel telur yang tidak memiliki nukleus lagi.
  • Sel telur dikembalikan ke iterus domba induknya semula (domba donor sel telur).
  • Sel telur yang mengandung sel kelenjar mamae dimasukan ke dalam uterus domba, kemudian domba tersebut akan hamil dan melahirkan anak hasil dari kloning.
Kloning merupakan perkembangbiakan secara vegetatif karena sel telur tudak dibuahi sperma. Kloning akan berhasil apabila nukleus ditranplantasikan ke dalam sel yang akan menghasilkan embrio (sel telur) termasuk sel germa. Sel germa adalah sel yang menumbuhkan sel dari sperma.

3. Transgenik
Transgenik adalah teknik rekayasa atau teknologi plasmid yang mengubah faktor keturunan untuk mendapatkan sifat baru dengan cara menyisipkan gen lain ke dalam plasmid sehingga menghasilkan individu yang memiliki sifat tertentu sesuai dengan keinginan yang membuatnya. Makhluk hidup transgenik sering disebut sebagai GMOs (Genetically Modified Organisms).

Beberapa aplikasi teknologi transgenik yang telah dikembangkan manusia sebagai berikut :
  • Menyambungkan gen pengontrol pembuatan insulin manusia ke dalam DNA bakteri untuk membentuk bakteri baru yang mampu menghasilkan hormon insulin manusia.
  • Pencangkokan gen pembentuk pestisida pada tumbuhan sehingga mampu menghasilkan pestisida yang mematikan hama.
  • Rekayasa tumbuhan yang mampu melakukan fiksasi nitrogen. Teknologi ini mampu membuat tanaman yang bisa memupuk dirinya sendiri.
  • Rekayasa genetika mampu menciptakan tanaman yang mampu memproduksi zat anti koagulan.
4. Hibridisasi
  • Hibridisasi adalah persilangan antara varietas dalam spesies yang sama yang memiliki sifat unggul.
  • Hasil dari hibridisasi adalah hibrid yang memiliki sifat perpaduan dari kedua induknya. Teknik ini dapat dilakukan pada tumbuhan dan hewan.
  • Contoh hibrid tumbuhan yang telah dibududayakan adalah jagung, kelapa, padi, tebu, dan anggrek.
5. Inseminasi Buatan
  • Inseminasibuatan adalah pembuahan atau fertilisasi yang terjadi pada sel telur dengan sperma yang disuntikan pada kelamin betina.
  • Inseminasi buatan dilakukan karena bibit pejantan unggul yang hendak dikawinkan dengan bibit betina lokal tidak memiliki waktu masa subur yang bersamaan. Bibit pejantan unggul dikawinkan dengan bibit betina lokal supaya dapat menghasilkan keturunan yang lebih baik.
  • Teknologi ini menggunakan metode penyimpanan sperma pada suhu rendah (-80o sampai 20o).
  • Untuk mendapatkan bibit pejantan unggul untuk mengawini bibit betina lokal tidak perlu dengan membawa individunya tetap cukup dengan membawa spermanya. Hal ini juga memudahkan proses pengiriman dari suatu negara ke negara lain.
6. Bayi Tabung
Bayi tabung adalah bayi yang merupakan hasil pemuahan yang berlangsung didalam tabung. Bayi tabung merupakan kelanjutan dari inseminasi buatan, perbedaanya proses pembuahan pada bayi tabung terjadi di luar tubuh, sedangkan inseminasi buatan terjadi didalam tubuh, namun keduanya sama-sama merupakan perkembangbiakan generatif.

Proses pembuatan bayi tabung adalah sebagai berikut :
  • Sel telur yang mengalami ovalasi pada induk atau wanita diambil dengan suatu alat dan disimpan di dalam tabung yang berisi medium seperti kondisi yang lain ada pada rahim wanita hamil.
  • Sel telur dipertemukan dengan sperma dibawah mikroskop dan diamati sehingga terjadi fertilisasi.
  • Sel telur yang sudah dibuahi tersebut dikembalikan ke dalam tabung.
  • Jika sel telur yang sudah dibuahi atau yang disebut zigot, berkembang dengan baik dan menjadi embrio, maka embrio tersebut akan disuntikkan kembali ke dalam rahim induknya semula.

B. Dampak Rekayasa Reproduksi

Rekayasa teknologi atau rekayasa reproduksi berdampak pada kehidupan manusia dan makhluk hidup lainya serta terhadap lingkungan, baik itu dampak positif maupun dampak negatif.

1. Dampak Positif
Dampak positif rekayasa reproduksi terhadap kehidupan sebagai berikut :
  • Menciptakan bibit unggul.
  • Meningkatkan gizi masyarakat.
  • Melestarikan plasma nutfah.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sesuai dengan keinginan manusia.
  • Membantu pasangan yang kesulitan mendapatkan anak dengan jalan pintas, yaitu bayi tabung.
2. Dampak Negatif
Dampak negatif rekayasa reproduksi terhadap kehidupan sebagai berikut :
  • Pada perbanyakan keturunan denga kultur jaringan yang memiliki materi genetik sama akan mudah terkena penyakit.
  • Merugikan petani dan peternak lokal yang mengendalkan reproduksi secara alami.
  • Mengganggu proses seleksi alam.
  • Dikhawatirkan akan ada penyalahgunaan teknologi reproduksi untuk kepentingan pribadi yang merugikan orang lain.

C. Bioteknologi

Bioteknologi adalah prinsip-prinsip dari ilmu dan teknologi untuk memproses meteri melalui agen biologi agar dapat meningkatkan nilai tambah sehingga pemanfaatan biologi dapat meningkatkan kesejahtraan manusia. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi adalah mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel, teknik kimia, dan enzimologi.

Bioteknologi dapat dibedakan menjadi dua yaitu bioteknologi konversial atau tradisional dan bioteknologi modern (rekayasa genetika)

1. Bioteknologi Konvensional
Bioteknologi konvensional atau tradisional adalah bioteknologi sederhana yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, seperti jamur dan bakteri yang dimanfaatkan untuk menghasilkan enzim-enzim tertentu untuk melakukan metabolisme sehingga diperoleh produk yang diinginkan. Ciri khas bioteknologi konvensional, yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum diketahui adanya penggunaan enzim.

Bioteknologi konvensional memiliki beberapa manfaat sebagai berikut :
  • Terciptanya sumber makanan baru.
  • Meningkatkan nilai gizi produk makanan dan minuman.
  • Membuat makanan yang lebih tahan lama.
  • Secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian rakyat.
2. Bioteknologi Modern
Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menggunakan teknik rekayasa genetika, misalnya DNA rekombinan (pemutusan dan penyambung energi), kultur jaringan, kloning, dan fungsi sel (meleburkan sel antara jenis makhluk hidup yang berbeda untuk memproduksi antibioda) Bioteknologi modern memiliki beberapa manfaat di berbagai bidang sebagai berikut.
  • Dalam bidang pertanian dan peternakan, bioteknologi mampu menciptakan bibit unggul yang akan memberikan produk bermutu tinggi secara kualitas dan kuantitasnya.
  • Dalam bidang kesehatan, bioteknologi mampu menciptakan produk obat untuk berbagai penyakit.
  • Dalam bidang industri, bioteknologi mampu menciptakan pembrantas hama secara bilogis dan tahan terhadap segala penyakit (hama) karena tubuhnya disisipkan gen bakteri.
  • Dalam bidang pertambangan, bioteknologi modern mampu melakukan penglolahan biji besi oleh bakteri Thiobacillus ferrooxidans.
Demikianlah artikel Materi Rekayasa Reproduksi dan Bioteknologi IPA SMP Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua, jika sobat masih ingin belajar dengan materi yang lain silakan sobat klik klik Materi IPA di menu atas, jika sobat ingin belajar dengan menggunakan soal silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas, sekian saja dari saya apabila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Rekayasa Reproduksi dan Bioteknologi IPA SMP Lengkap