Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap

Hallo sobat pembaca pelajaransmp.com, kali ini saya akan menjelaskan materi sistem kehidupan tumbuhan, tujuan saya menulis artikel ini untuk membagikan wawasan atau berbagi ilmu dengan sobat-sobat semua, karena saya percaya jika ilmu yang kita punya dibagikan tidak akan berkurang dan justru akan bertambah.

Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap, Memang pada dasarnya saya sendiri sangat hobi dengan membaca dan menulis, untuk itu saya isi waktu luang saya untuk menulis di blog pelajaransmp.com, artikel ini sengaja saya ringkas dengan harapan semoga mudah di pahami dan di mengerti, semoga tidak mengecewakan dan selamat belajar.!

Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap

SISTEM KEHIDUPAN TUMBUHAN

A. Jaringan Tumbuhan

Jaringan penyusun organ tumbuhan di antaranya sebagai berikut :

Jaringan Meristem
Jaringan meristem adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel yang selalu membelah. Jaringan meristem dibedakan menjadi jaringan meristem apikal dan jaringan meristem lateral.
  1. Jaringan meristem apikal, yaitu jaringan meristem yang terdapat di ujung batang atau ujung akar. Jaringan ini menyebabkan pertumbuhan memanjang pada batang dan akar.
  2. Jaringan meristem lateral, yaitu jaringan meristem yang terdapat diruas-ruas batang. Jaringan ini menyebabkan pertumbuhan ukuran diameter batang dan memanjangnya ruas batang.
Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis adalah jaringan yang tersusun rapat, tanpa rongga antarsel dan hanya terdiri atas satu lapisan sel. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan-jaringan yang ada di bawahnya.

Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel yang telah dewasa namun masih dapat membelah dan terdapat di semua organ tumbuhan. Jaringan parenkim memiliki beberapa fungsi di antaranya :
  • Penyimpanan cadangan makanan
  • Tempat fotosintesis
  • Penutupan luka
  • Regenerasi
Jaringan parenkim terdiri atas beberapa bagian, yaitu jaringan parenkim palisade dan jaringan parenkim spons.
  1. Jaringan parenkim palisade atau jaringan tiang, yaitu sel-sel parenkim yang terdapat pada daun dan jaringan ini terdiri atas sel-sel yang banyak mengandung klorofil.
  2. Jaringan parenkim spons atau jaringan bunga karang, yaitu sel-sel parenkim yang berada dibawah lapisan jaringan parenkim palisade.
Jaringan Pengankut
Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas xilem dan floem.
  1. Xilem, berfungsi untuk mengangkut air dan zat-zat yang terlarut di dalamnya dari akar menuju daun.
  2. Floem, berfungsi untuk mengantarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

Jaringan Penguat
Jaringan penguat berfungsi untuk menguatkan struktur berbagai bagian tumbuhan. Jaringan penguat berkembang dari sel jaringan parenkim dan terdiri atas kolenkim dan sklerenkim.
  1. Kolenkim, selnya memiliki dinding yang tipis dengan penebalan di sudut-sudut sel.
  2. Sklerenkim, selnya mengalami penebalan di seluruh bagian sel.

B. Struktur Jaringan Tumbuhan

Struktur jarungan tumbuhan terdiri atas jaringan akar tumbuhan jaringan batang tumbuhan, dan jaringa daun tumbuhan.

Jaringan Akar pada Tumbuhan
Struktur jaringan yang tersusun pada akar tumbuhan dari lapisan luar ke dalam sebagai berikut :
  1. Jaringan epidermis (kulit luar)
  2. Jaringan korteks (kulit pertama)
  3. Jaringan endodermis (kulit dalam)
  4. Jaringa silinder pusat (terdapat xilem dan floem)

Jaringan Batang pada Tumbuhan
Struktur jaringan yang tersusun pada batang tumbuhan dari luar ke dalam sebagai berikut :
  1. Jaringan epidermis (kulit luar)
  2. Jaringan korteks (kulit pertama)
  3. Jaringan endodermis (sarung tepung)
  4. Jaringa silinder pusat (terdapat xilem dan floem)

Jaringan Daun pada Tumbuhan
Struktur jaringan yang tersusun pada daun tumbuhan dari lapisan atas ke bawah sebagai berikut :
  1. Epidermis atas (terdapat katikula)
  2. Jaringan tiang (palisade)
  3. Jaringan bunga karang (spons)
  4. Berkas pembuluh (xilem dan floem)
  5. Epidermis bawah (terdapat stomata)

C. Pernapasan pada Tumbuhan

Pernapasan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu :
  1. Pernapasan aerob, yaitu pernapasan yang melibatkan oksigen (O2).
  2. Pernapasan anaerob, yaitu pernapasan yang tidak melibatkan oksigen (O2).
Alat pernapasan pada tumbuhan berupa pori-pori menonjol berbentuk lonjong yang terbentuk pada cabang kayu (lentisel), melalui celah dibagian bawah permukaan daun (stomata), atau dapat juga melalui rambut-rambut akar pada akar tumbuhan.

D. Transportasi pada Tumbuhan

Proses transportasi atau pengangkutan hanya terdapat pada tumbuhan yang memiliki pembuluh, yaitu tumbuhan paku dan tumbuhan biji. Alat pengangkutan pada tumbuhan disebut jaringan pembuluh (jaringan pengangkut) yang terdiri atas :
  1. Pembuluh kayu (xilem), berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari akar sampai ke bagian tubuh tumbuhan lainnya. Xilem tersusun dari sel-sel trakeid yang merupakan sel-sel matu beringga dan kecil.
  2. Pembuluh tapis (floem), berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Floem tersusun dari sel-sel pembuluh tapis, sel tetangga dan serabut kulit.
Proses pengangkutan air pada tumbuhan berjalan sangat cepat. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
  1. Daya isap daun, yaitu kemampuan daun berkadar air rendah untuk mengisap air dari daun berkadar air tinggi. Proses penguapan mengakibatkan hilangnya air pada sel daun, sehingga kadar air di permukaan daun lebih pekat dibandingkan dengan kadar air yang ada di permukaannya.
  2. Kapilaritas, yaitu peristiwa naik atau turunya zat cair pada jaringan pembuluh halus.
  3. Tekanan akar, berbanding lurus dengan jumlah akar pada tumbuhan. Jadi, semakin bayak jumlah akar, tekanannya pun semakin besar.

E. Transpirasi pada Tumbuhan

Fotosintesis
  1. Fotosintesis adalah proses pembentukan glukosa dari karbon dioksida dan air dengan bantuan cahaya matahari.
  2. Pada proses fotosintesis, zat yang dikeluarkan adalah oksigen (O2).
  3. Tumbuhan mampu melakukan fotosintesis karena mempunyai sel-sel yang mengandung klorofil (zat hijau daun).
  4. Secara sederhana, reaksi kimia yang terjadi pada fotosintesis dapat dituliskan sebagai berikut
Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap

Faktor yang mempengaruhi fotosintesis, di antaranya :
  • Klorofil, semakin banyak jumlah klorofil pada daun, makan laju fotosintesis semakin cepat.
  • Konsentrasi CO2, Semakin tinggi konsentrasi CO2 di udara, maka laju fotosintesis semakin cepat.
  • Suhu, semakin tinggi suhu, laju fotosintesis semakin cepat. Tetapi jika suhu terlalu tinggi, laju fotosintesis akan berhenti karena enzim yang berperan dalam fotosintesis akan rusak.
  • Cahaya, intensitas cahaya yang cukup diperlukan agar proses fotosintesis berlangsung efisien.
  • Air, ketersediaan air memengaruhi laju fotosintesis karena air merupakan bahan baku dalam proses ini.
Respirasi
Pada proses respirasi (pernapasan), zat yang dikeluarkan adalah karbon dioksida (CO2)

Transpirasi
Pada proses transpirasi, zat yang dikeluarkan adalah uap air. Proses transpirasi dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut.
1. Faktor internal
  • Jumlah dan luas daun
  • Posisi dan jumlah stomana
  • Lapisan lilin dan duri pada daun
2. Faktor eksternal
  • Kecepatan angin, semakin banyak terkena angin, transpirasi tumbuhan semakin cepat
  • Sinar matahari, semakin banyak tumbuhan memperoleh sinar matahari, transpirasinya semakin cepat
  • Temperatur, semakin tinggi temperatur udara maka transpirasinya semakin cepat
  • Kelembapan udara, semakin lembab udara maka transpirasinya semakin kecil

E. Gerakan pada Tumbuhan

Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi empat gerak, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, gerak esionom, dan gerak kompleks.

Gerak Endonom
Gerak endonom adalah gerak pada tumbuhan yang tidak diketahui faktor penyebabbya. Gerak endonom juga dikenal sebagai gerak spontan karena gerakannya tidak memerlukan adanya rangsangan dari luar.

Gerak Higroskopis
Gerak higroskopis adalah gerak pada tumbuhan yang disebabkan karena adanya perubahan kadar air.

Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak pada tumbuhan karena adanya rangsangan dari luar. Gerak esionom dibagi menjadi tiga macam gerak, yaitu :
1. Gerak taksis
Gerak taksis adalah gerak pindah tempat bagian tumbuhan karena arah rangsang. Gerak taksis dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Fototaksis, yaitu gerak pindah tempat karena adanya rangsang dari cahaya.
  • Kemotaksis, yaitu gerak pindah tempat karena adanya rangsang zat kimia.
2. Gerak tropisme
Gerak tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. Gerak tropisme dibagi menjdai lima, yaitu :
  • Fototropisme, yaitu gerak pada batang tumbuhan yang dipengaruhi adanya cahaya.
  • Geotripisme, yaitu gerak pada akar tumbuhan yang menuju pusat bumi dikarenakan adanya rangsang gaya gravitasi bumi.
  • Hidrotopisme, yaitu gerak akar tumbuhan yang menuju ke pusat air.
  • Tigmotropisme, yaitu gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsang sentuhan atau kontak fisik dengan benda padat.
  • Kemotropisme, yaitu gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsang bahan kimiawi.
3. Gerak nasti
Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah rangsangan. Gerak nasti dibagi menjadi empatu, yaitu :
  • Seismonati, yaitu gerak nasti yang terjadi karena rangsang berupa sentuhan.
  • Niktinasi, yaitu gerak nasti yang terjadi karena rangsang gelap.
  • Termonasti, yaitu gerak nasti yang terjadi karena adanya perubahan suhu.
  • Fotonasti, yaitu gerak nasti yang terjadi karena adanya rangsang cahaya matahari.
Gerak Kompleks
Gerak kompleks adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Demikianlah artikel Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua, jika sobat masih ingin belajar dengan materi yang lain silakan sobat klik klik Materi IPA di menu atas, jika sobat ingin belajar dengan menggunakan soal silakan sobat klik Contoh Soal IPA di menu atas, sekian saja dari saya apabila ada kesalahan kata atau kalimat saya mohon maaf, terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan IPA SMP Lengkap